Welcome....

Selamat datang teman-teman. Saya Paulus yang biasa dipanggil PaO. Saya rindu sekali untuk membuat artikel. Disinilah saya menuangkan semua hasil pemikiran. Saya beri judul pada Blog ini, Reflection Results. Ini semua hasil pemikiran, ide, refleksi dari saya sendiri. Apabila ada kata-kata atau kalimat dari orang lain, saya berikan footnote atau resensi tulisan. Saya yakin anda mendapat pelajaran yang baik pada saat anda membacanya. Bila teman-teman sedang ada waktu, boleh sekalian dikasih komentarnya dalam setiap artikel yang dibaca. Bila ada yang tidak setuju juga tidak masalah :D all praise to Jesus! praise for ever!!

Selamat Membaca. Tuhan Yesus Kristus Memberkati.

Penulis : Pdp. Paulus Igunata Sutedjo, M.Th.

Labels

Wednesday, October 16, 2013

Tafsir Kitab Lukas 16:9

Dan Aku berkata padamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi."


Ikatlah persahabatan
Kata “Persahabatan” dalam bahasa Yunani ditulis φίλος - philos. Kata ini menunjukkan pada persahabatan yang baik (positif), bukan yang jahat. Tentu lingkupnya bukan sekadar teman biasa, tetapi sudah sampai tahap sahabat. Sahabat adalah seseorang yang sangat dekat atau karib dengan kita, sehingga kita juga tidak ragu untuk mengasihinya. Dari kata philos pun memiliki akar kata yang sama dengan kata phileo, yaitu kasih terhadap sesama. Jadi, dua orang yang bersahabat adalah dua orang yang memiliki hubungan yang baik.

Biasanya, kata persahabatan digunakan untuk sesama manusia. Namun kali ini, Yesus mengajar pada murid-muridNya (ay.1) untuk mengikat persahabatan dengan mamon, yang notabene adalah benda mati. Artinya, Yesus mengajarkan pada murid-muridnya, untuk dapat memiliki hubungan yang baik dengan mamon.


mempergunakan Mamon
Mamon dalam bahasa Yunani ditulis μαμμωνᾶς - mammōnas. Bahasa Aram dari kata ini adalah mamon atau mamona, yang dipakai dalam arti: harta milik atau modal. Juga bisa diterjemahkan dengan “uang”. Jadi jelas sekali, bahwa mamon adalah benda mati! Benda mati adalah benda yang tidak bergerak.

Alkitab Edisi Studi mengatakan, bahwa mamon atau uang tidak dengan sendirinya jahat. Namun, orang sering berlaku curang demi mendapatkan uang. Dari pihak keagamaan pada zaman Yesus, kata ini telah mendapat nada yang tidak baik, karena sering harta milik atau modal dikumpulkan dengan jalan penipuan, kelaliman, pemerasan, ketamakan, dan lain-lain. Dari sinilah terungkap mamon yang tidak baik atau tidak jujur, karena ada orang-orang yang menggunakan mamon dengan tidak benar.


tidak jujur
Kata “Tidak Jujur” ditulis ἀδικία – adikia dalam bahasa Yunani. Kata ini mempunyai pengertian injustice, iniquity, unjust, unrighteousness, wrong. Semua kata ini tidak ada yang positif. Semua berbicara tentang ketidakadilan, tidak baik dan tidak jujur. Sekali lagi, mamon dikatakan tidak jujur, karena ada yang memakainya untuk hal yang tidak baik.

Jadi, mamon sebenarnya adalah benda mati yang berguna, benda tersebut dapat digunakan untuk hal yang baik, namun juga dapat digunakan untuk hal yang tidak baik. Semua tergantung pada si pemakai mamon tersebut.


Mamon itu tidak dapat menolong lagi
Kalimat ini menyatakan, bahwa ada waktu di mana mamon tidak dapat menolong lagi. Berarti sifat mamon itu tidak abadi atau tidak kekal. Tentunya mamon tidak dapat menolong lagi, setelah kita mengalami kematian secara jasmani. Karena mamon tidak bisa dibawa ke alam roh.


diterima di dalam kemah abadi
Kata “kemah” dalam bahasa Yunani ditulis σκηνή - skēnē, yang artinya tenda atau Tabernakel. Dan kata “abadi” ditulis αἰώνιος - aiōnios, yang berarti kekal. Hal ini menunjukkan pada tempat yang abadi atau kekal. Tentunya tempat yang kekal ada dua, yakni: kekekalan dalam Neraka dan kekekalan dalam Sorga.

Kemah abadi memang tidak secara harafiah menunjuk pada sorga. Namun melihat dari bahasa aslinya, kata kemah dapat berarti Tabernakel. Tabernakel adalah gambaran atau bayangan dari KERAJAAN SORGA, TEMPAT KEDIAMAN ALLAH. Pengertian rohani daripada Tabernakel adalah KERAJAAN SORGA.

Uang dan harta kekayaan dapat bermanfaat untuk membantu orang lain. Namun, sifat uang tidak abadi. Tuhan Yesus menawarkan hal yang jauh lebih berharga, yaitu kediaman abadi. Di situ kita dapat tinggal bersamaNya untuk sampai selamanya.


Kesimpulan
Mamon adalah harta kekayaan, modal atau uang. Mamon adalah benda mati. Yesus mengajarkan pada murid-muridnya untuk mengikat persahabatan (positif) dengan menggunakan mamon (positif). Karena bila dapat menggunakannya dengan benar, maka hasilnya juga baik (positif). Yesus mengingatkan kepada kita, bahwa setelah kita meninggal, mamon tidak dapat digunakan lagi, karena mamon tidak abadi. Tetapi Yesus menerima kita untuk masuk dalam TEMPAT KEDIAMANNYA yang abadi (positif). 



__________________________
Sumber :
1. Wisdom of God
2. Lembaga Alkitab Indonesia, "Alkitab Edisi Studi", Jakarta : LAI, 2010, cet.1.
3. Dr. Boland, B.J., "Tafsiran Alkitab Injil Lukas", Jakarta : PT BPK Gunung Mulia, 2001, cet.1.
4. E-Sword – The Sword of the LORD with an electronic edge
5. KBBI-Kamus Besar Bahasa Indonesia v1.1

No comments: